Teks Kritik dan Esai
Nama : Rista Afifah Santoso
Kelas : 12 MIPA 9
Absen : 32
● Teks Kritik
Sinopsis :
Buku novel ini menceritakan kisah cinta dan perjuangan hidup seorang
gadis bernama Lail, saat usia baru menginjak 13 tahun ia harus menjadi yatim
piatu. Pada hari pertamanya sekolah, bencana gunung meletus dan gempa dahsyat
telah menghancurkan kota tempat tinggalnya dan membunuh ibu serta ayahnya.
Letusan gunung api purba yang melebihi letusan Gunung Tambora dan Gunung
Krakatau. Beruntung ia diselamatkan oleh seorang anak berusia 15 tahun bernama
Esok, ibu Esok tidak meninggal namun kedua kakinya terpaksa diamputasi dan
berakhir lumpuh.
Selama
hampir satu tahun Lail dan Esok tinggal di pengungsian, mereka tidak
terpisahkan, orang-orang mengenal Esok dan Lail. Mereka berdua juga membantu
para petugas pengungsian. Hingga akhirnya pemerintah mengumumkan untuk menutup
tempat pengungsian, hal ini membuat Esok dan Lail berpisah. Lail akan tinggal
di panti sosial sedangkan Esok diadopsi oleh salah satu keluarga karena
kepandaiannya. Tenyata di panti sosial Lail mendapat teman sekamar yang ceria,
lucu dan penuh semangat bernama Maryam. Di panti sosial tersebut terdapat beberapa
peraturan yang harus dilaksanakan oleh Lail dan Maryam.
Lail
terkadang rindu pada Esok, hingga akhirnya mereka memiliki jadwal pertemuan
rutin, hanya sebulan sekali, namun bagi Lail itu sudah lebih dari cukup. Mereka
bertemu untuk berbagi cerita aktivitas mereka masing-masing. Sayangnya jadwal
rutin itu harus berubah saat Esok harus melanjutkan pendidikannya di Ibu kota,
mereka hanya bisa bertemu saat liburan semester saja. Lail menyibukkan dirinya
dengan aktivitas yang bermanfaatn. Lail dan Maryam mendaftar diri dalam
Organisasi Relawan dan mereka merupakan relawan termuda, mereka juga mengukir
prestasi salah satunya adalah mereka ditempatkan di sektor 2, dimana terdapat
dua kota kembar di hulu dan hilir yang di pisahkan jarak 50km. Saat itu
bendungan di hulu sungai retak dan apabila bendungan itu jebol akan
menghancurkan dua kota kembar itu, hanya ada satu cara mencapai hilir saat itu
yaitu berlari secepat mungkin menerjang badai. Mereka berdua berhasil
memperingatkan kota itu dan jasa mereka ternyata membuat mereka memperoleh
penghargaan.
Kesibukannya
membuat Lail mampu mengalihkan rindunya. Esok selalu datang mengunjungi Lail
dengan membawa sepeda merah yang dulu saat bencana selalu mereka pakai lengkap
dengan topi yang Lail berikan. Esok datang tanpa terduga. Sayangnya intensitas
pertemuan mereka semakin jarang. Mereka hanya dapat bertemu satu tahun sekali
itupun kalau Esok tidak sibuk. Lail tidak pernah menghubungi Esok, dia
terkadang bertanya kabar Esok pada Ibunya dan Esok pun demikian. dan ternyata
keluarga yang mengadopsi Esok adalah keluarga Wali Kota.
Singkat
cerita ternyata Esok tengah mengerjakan sebuah kapal luar angkasa yang akan
membawa penduduk bumi ke luar angkasa untuk menghindari bencana yang lebih
besar dari gunung meletus, bencana itu adalah suhu bumi yang akan semakin lama
semakin panas karena kerusakan stratosfer yang diakibatkan oleh keegoisan
manusia. Sejak bencana gunung meletus, iklim di bumi tidak terkendali, para
petinggi negara telah mengadakan KTT untuk memecahkan hal ini, namun para
petinggi negara sub tropis dan tropis berlomba-lomba mengirimkan pesawat
ulang-aling untuk menyemprotkan gas anti sulfur dioksida di lapisan stratosfer.
Dalam jangka waktu yang singkat, hal ini membuat iklim berangsur pulih namun
masalah baru muncul.
Esok
menjelaskan fenomena tersebut pada Lail, bahwa musim panas panjang itu adalah
awal kepunahan manusia. Bahkan diprediksikan dalam 10 hingga 20 tahun ke depan
manusia satu generasi akan punah. Bersamaan dengan itu, Esok mengaku bahwa
dirinya sedang dalam proyek pembuatan pesawat antariksa yang akan membawa
manusia hidup di luar angkasa. Hanya 30 ribu penduduk yang akan dbawa pada
orbit seratus hingga 200 km dari bumi jauh di atas lapisan stratosfer. Mereka
dipilih secara acak oleh mesin yang mendeteksi penyebaran genetik manusia.
Tapi, Lail tidak terpilih sebagai penumpang pesawat tersebut namun, Esok
memiliki dua tiket untuk penumpang pesawat antariksa tersebut.
Masalah
kembali muncul ketika wali kota datang dan meminta Lail supaya bisa membujuk
Esok agar salah satu tiket yang dimilikinya diberikan kepada anaknya yang
bernama Claudia. Tetapi, belum sempat Lail menerima tiket pemberian Esok, ia
mendengar informasi dari Istri Wali Kota bahwa salah satu tiket dari Esok,
diberikan kepada Claudia. Lail pun beranggapan bahwa Esok pergi bersama
Claudia. Lail merasa hatinya seperti tercabik-cabik. Akan tetapi, Claudia
sebernarnya tidak pergi bersama Esok melainkan dengan Ibunya Esok.
Terjadi
kesalahpahaman dalam hal ini. Lail tumbuh dewasa dan ia seperti mengerti
perasaannya. Lail membutuhkan kepastian Esok, satu hari sebelum pengumuman
resmi dari pemerintah, Lail sama sekali belum mendapat kabar dari Esok,
perasaannya kalut. Hingga pada detik-detik menjelang penerbangan
kapal ini Lail justru memutuskan untuk masuk ke ruang modifikasi ingatan, Lail
ingin menghilangkan semua bebannya, menghapusnya dari ingatannya. Esok yang
ternyata tengah menjalani proses pemindahan data hingga tak bisa menghubungi
Lail, tak dapat menghentikan proses operasi itu, sekalipun ia telah membuat
banyak teknologi canggih diseluruh dunia, Esok terlambat untuk mencegah Lail
melakukan hal itu. Esok tak ingin Lail melupakannya.
Namun
akhirnya pada detik-detik terakhir, sebelum alat modifikasi itu bekerja Lail
memutuskan untuk memeluk erat semua kenangan menyakitkannya. Benang merah yang
menandakan kenangan menyakitkan telah berubah menjadi benang berwarna biru.
Lail tidak bisa melupakan Esok. Hari itu juga pemerintah mengumukan penerbangan
kapal luar angkasa itu, Lail dan Esok tetap tinggal di bumi bersama-sama, satu
bulan kemudian mereka menikah.
Elijah,
fasilitator Lail diruang operasi mengerti bahwa bukan melupakan yang jadi masalahnya, tapi menerima. Barangsiapa
yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan dan hidup bahagia. Tapi jika
dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan.
Kritik :
Novel
"Hujan" menjadi salah satu novel favorit bagi para remaja. Novel ini
diterbitkan pada tahun 2016 oleh Gramedia Pustaka Utama. Sang pembuat novel,
Tere Liye, memanglah sangat mahir dalam membuat cerita-cerita yang menuntut
para pembacanya berimajinasi, novel-novel karyanya selalu menarik perhatian
pembaca sehingga karyanya selalu menjadi best seller. Dengan
penyampaian yang ringan dan mudah dipahami, novel ini dapat memberikan beberapa
informasi mengenai ilmu-ilmu pengetahuan yang sering terjadi setiap hari. Semua
informasi disajikan dan dijelaskan seruntut mungkin agar para pembaca mudah
memahaminya.
Novel Hujan karya Tere
Liye ini sangat menarik. Dimulai dari judul dan cover bagian depannya serta
belakangnya yang sederhana, tetapi cerita di dalamnya sungguh membuat pembaca
larut dan penasaran untuk terus membacanya. Alur cerita yang mengalir
serta konflik batin yang ditonjolkan dalam novel ini mampu membuat pembaca
terhanyut dan ikut merasakan kejadian demi kejadian dengan seksama. Dengan
latar waktu tahun 2050-an, pembaca diajak berimajinasi membayangkan kondisi dunia
masa depan, dengan berbagai teknologi-teknologi canggih. Novel ini
disajikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, meskipun
menceritakan tentang hal-hal ilmiah. Tere Liye menceritakan dan menggambarkan
suasana serta tokoh dengan jelas sehingga imajinasi pembaca benar-benar
terbentuk. Hal ini memudahkan pembaca untuk menyerap pesan dan informasi dalam
novel ini, selain itu pesan dan kesan yang ada dalam novel ini dapat
mengalir ke lubuk hati dan pikiran sehingga bisa menginspirasi pembaca.
Bagi
penggila cerita romantis, dipastikan akan langsung baper dan ikut terbawa
suasana percintaan Lail dan Esok. Apalagi, novel ini juga berisi
kutipan-kutipan cinta yang sangat sering dialami oleh remaja masa kini. Selain
itu, bagi penggila cerita berbau sains, novel ini juga sangat layak dibaca.
Kejeniusan yang dimiliki seorang Esok ternyata tidak menghilangkan rasa cinta
yang ada dalam hatinya untuk Lail. Banyak hal positif yang dapat kita ambil
dari novel ini, banyak nilai moral, sosial dan kemanusiaan yang dapat kita
teladani. Novel ini mengajak kita untuk membantu sesama dan mengesampingkan ego
kita untuk menguasai alam semesta. Banyak kutipan-kutipan sederhana dan
romantis membuat novel ini cocok dibaca oleh remaja atau anak-anak muda.
Sehingga dapat menghargai bagaimana cinta yang sesungguhnya. Novel ini pun
mengajarkan pada kita bahwa semua kenangan itu indah. Kenangan yang baik atau
pun kenangan yang buruk, semuanya memberikan warna dalam hidup kita, untuk
melupakan kenangan buruk, kita harus merangkul kenangan itu, dan menerimanya,
selain itu buku ini mengajarkan kita untuk belajar tegar menghadapi
permasalahan, terus melangkah maju meskipun masalah tersebut sangat berat
dipikul. Belajar menghargai hidup, menghargai persahabatan serta belajar memahami
keikhlasan.
Terlepas
dari itu semua, novel ini sangat layak untuk dibaca oleh semua jenis umur, baik
remaja, dewasa maupun orang tua, serta dapat dibaca oleh semua lapisan
masyarakat, karena bahasa yang digunakan mudah dipahami dan nilai-nilai yang
didapat akan mampu memberikan banyak pelajaran berharga.
PENGARUH TEKNOLOGI BAGI REMAJA
Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet
juga semakin pesat. Internet adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan
suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga
dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri.
Data tahun ke tahun jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan
internet di seluruh dunia terus bertambah dan jumlah ini terus bertambah
setiap hari. Saat ini jumlah situs web mencapai miliaran, isinya memuat
bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik
yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat
untuk pengguna dan lingkungannya. Apa dampak positif dan negatif penggunaan
internet bagi remaja, dan bagaimana solusi dalam penyelesaian masalah internet
bagi remaja.
Keberadaan internet memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat
pengguna internet termasuk remaja pada umumnya khususnya di masa sekolah. Di
sana mereka dengan cepat bisa mendapatkan informasi, bisa mencarinya dengan
menggunakan google atau dengan cara yang lain. Tetapi kebanyakan remaja
menggunakan internet untuk mencari teman chatting, kirim e-mail dan mencari
tugas-tugas kuliah atau sekolah. Di kalangan remaja masa kini yang lagi
marak-maraknya adalah facebook dan instagram. Mereka mencari teman melalui
jejaring pertemanan dan bisa juga kirim-kirim foto atau lainnya. Bahkan saat
ini, siapapun bisa memiliki situs pribadi dengan menggunakan weblog yang bisa
berisi tentang informasi pribadi seseorang, apakah itu tokoh, artis, selebritis
dan sebagainya. Semakin banyaknya komunitas yang menggunakan forum online yang
mewadahi pengguna untuk bertukar informasi atau bahkan berdiskusi, pengguna
yang bergabung diminta untuk daftar terlebih dahulu sebelum menggunakan
fasilitas yang disediakan oleh pengelola website, salah satunya adalah kaskus.
Forum ini selain tempat berdiskusi berbagai topik juga memiliki fasilitas
sebagai tempat jual beli barang.
Ada juga dampak positif penggunaan internet bagi remaja,
mendapatkan informasi lebih maju, pasti, akurat dan cepat. Memungkinkan kita
berkomunikasi jarak jauh, tanpa harus mendatangi orangnya. Bagi siswa dan
mahasiswa bisa mengerjalan tugas di sekolah dengan mudah dan cepat. Dengan
mengakses internet kita bisa lebih tahu tentang dunia, memudahkankan mencari
informasi dan lebih mudah untuk memasarkan produk yang ingin dijual.
Selain dampak positif dari penggunaan internet tenyata ada juga
dampak negatif yang merupakan salah satu perilaku menyimpang yang dilakukan
oleh siswa seperti kejahatan yang dilakukan kepada seseorang dengan sarana
internet di dunia maya yang bersifat buruk dan menyimpang seperti pornografi.
Dengan cepat dan mudahnya mengakses informasi melalui internet, pornografi pun
merajalela. Di internet terdapat konten berbau pornografi dan kekerasan
yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
Apalagi para remaja di masa sekolah yang masih awam yang keingintahuannya
sangat tinggi. Untuk meredamkan hal ini, sangat dibutuhkan bimbingan dari orang
dewasa mengontrol setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak khususnya
pengawasan dari orang tua.
Selain itu, internet pun tidak luput dari kegiatan penipuan. Cara
yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi
yang anda dapatkan pada penyedia informasi. Bentuk penipuan di dunia maya ini
bentuknya beraneka ragam. Seperti carding yang merupakan kegiatan berbelanja
dengan cara membobol kartu kredit seseorang. Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan
menggunakan kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia
internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam
bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya
transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu kredit
yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan
untuk kepentingan kejahatan mereka. Dampak lainnya dari perkembangan internet
adalah meluasnya perjudian yang bersifat online. Dengan jaringan yang tersedia,
para penjudi tidak perlu lagi pergi ke tempat khusus untuk memenuhi
keinginannya.
Dampak negatif lainnya dari yakni mengurangi sifat sosial manusia
karena cenderung lebih suka membangun komunikasi lewat jejaring sosial dari
pada bertemu secara langsung. Dari sifat sosial yang berubah dapat
mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Membuat seseorang
menjadi penyendiri dan susah bergaul. Situs jejaring sosial di intenet
membuat pengunanya memiliki dunia sendiri, sehingga tidak sedikit dari mereka
tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya. Kurangnya sosialisai
dengan lingkungan, hal ini mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial
peserta didik (siswa). Mereka yang seharusnya belajar sosialisasi dengan
lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia
maya bersama teman di komunitas jejaring sosialnya yang rata-rata membahas
sesuatu yang tidak penting. Akibatnya kemampuan interaksi siswa menurun.
Mengakses
internet untuk membuka situs jejaring sosial atau bermain game online jelas
berpengaruh terhadap kondisi keuangan siswa, terlebih kalau akses menggunakan
paket data atau rental di warnet. Tidak jarang siswa menggunakan uang sekolah
mereka untuk pergi ke warnet sekedar untuk membuka situs jejaring sosial atau
bermain game online. Ini dapat dikategorikan sebagai pemborosan, karena
menggunakan uang secara tidak produktif. Akibat kebiasaan ini jelas mengurangi
waktu belajar siswa sehingga melalaikan pelajaran dan tugas-tugas sekolah.
Menurut pengamat sosial media dan teknologi informasi Nukman
Luthfie, selain harus waspada, orang tua juga harus mempelajari secara mendalam
media sosial ini demi masa depan anak-anak. Berdasarkan penelusurannya,
ditemukan fakta bahwa dari 17,6 juta memiliki akun jejaring sosial facebook
berasal dari Indonesia, dan 360.000 orang diantaranya berumur 13-15 tahun. Bagi
orang tua, kami sarankan untuk segera menghindarkan anak-anaknya yang belum
berumur 13 tahun dari facebook atau jejaring sosial sejenisnya. Memang banyak
games menarik di facebook yang bisa menggoda anak-anak. Namun tetap saja harus
dihindari. Masih banyak games lain yang menarik dan bisa dimainkan tanpa harus
jadi anggota facebook.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang tua sebagai
langkah untuk menjaga anak-anak mereka dari dampak negatif situs jejaring
sosial, diantaranya adalah berupaya belajar tentang internet serta situs
jejaring sosial yang ada di internet tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar
setidaknya para orang tua mengetahui seperti apa teknologi sekarang ini, dan
bisa mengawasi anaknya pada saat berselancar di internet, beritahukan tentang
bahaya yang mengintai dalam penggunaan situs jejaring sosial. Hal ini akan
membuat anak menjadi lebih berhati-hati dalam menggunakan jejaring sosial
tersebut, dan mengerti batasan-batasannya. Upaya lainnya yang dapat dilakukan
orang tua dengan tidak memberikan telepon seluler yang dapat mengakses internet
pada anak yang belum cukup umur.
Dalam perkembangannya di zaman sekarang ini, mengakses internet
dan membuka situs jejaring sosial kini dapat dilakukan melalui telepon seluler.
Hal ini cukup membuat dampak dari jejaring sosial sangat dirasakan di kalangan
siswa. Masalahnya adalah banyak siswa yang mengakses situs jejaring sosial
tersebut dari telepon seluler mereka pada saat proses pembelajaran berlangsung.
Akibatnya para siswa tidak serius mengikuti pelajaran yang berlangsung,
sehingga konsentrasi mereka hanya pada jejaring sosial yang mereka akses
melalui telepon genggam. Melihat keadaan ini, lambat laun motivasi belajar
rendah maka yang terjadi adalah prestasi mereka juga akan mengalami penurunan. Hal inilah yang
sangat mengkhawatirkan dalam dunia pendidikan. Banyak masalah yang ditimbulkan
jejaring sosial di kehidupan nyata, terlebih dampak nyatanya pada dunia
pendidikan.
Beberapa solusi yang dapat mencegah dampak negatif internet dan
jejaring sosial diantaranya: Pertama,
memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya situs jejaring sosial. Langkah
ini perlu dilakukan agar para siswa tahu bahaya dari penggunaan situs jejaring
sosial, dan dapat menggunakan secara lebih bijak. Selain itu langkah ini juga
dapat menimbulkan rasa waspada kepada siswa sehingga dalam menggunakan situ
jejaring sosial mereka lebih berhati-hati. Kedua, usahakan
untuk tidak memberikan telepon seluler yang dapat mengakses internet.
Kecanggihan alat komunikasi sekarang ini telah memungkinkan telepon seluler
untuk mengakses internet. Bahkan beberapa merek telepon seluler ternama
berlomba-lomba mengeluarkan produk yang memiliki kecanggihan dan kemampuan
akses internet yang memungkinkan pemggunanya mengakses situs jejaring sosial
dengan sangat mudah. Hal ini dapat menyebabkan siswa kecanduan mengakses situs
jejaring sosial dengan telepon seluler mereka. Maka dari itu sebagai orang tua,
usahakanlah untuk tidak memberikan telepon seluler kepada anak usia dini,
karena kebanyakan anak usia dini belum dapat memanfaatkan internet dengan baik,
maka akan berakibat pada prestasi mereka di sekolah karena terlalu sering
mengakses internet atau jejaring sosial. Ketiga, mengawasi siswa dalam
berinternet atau berjejaring sosial. Pengawasan terhadap pergaulan siswa dalam
jejaring sosial di dunia maya sangat diperlukan, karena jika siswa tidak
diawasi mereka akan dengan mudah mengakses situs jejaring sosial tersebut dan
menggunakan ke arah yang tidak baik. Pergaulan mereka akan mudah melawan
perkataan orang tua, dan usaha kita menyelamatkan anak-anak untuk tidak
menggunakan akses internet secara berlebihan akan sia-sia dan tidak mendapatkan
hasil yang maksimal. Pergaulan anak yang bebas dan pengaruh dari teman-teman
juga dapat memudahkan anak untuk mengakses situs jejaring sosial dengan mudah.
Maka dari itu mereka perlu diawasi dan didampingi untuk tidak mengakses
internet dengan bebas.
Dengan mengimplementasikan gagasan di atas, diharapkan berbagai
dampak negatif yang ditimbulkan penggunaan internet dan situs jejaring sosial
dapat ditanggulangi, baik sebelum terjadi atau sesudah dampak itu terjadi.
Alangkah baiknya sebelum para remaja terdampak oleh bahaya internet para orang
bersiap siaga selalu mengawasi, membimbing dan lebih memperhatikan anak-anak
dalam penggunaannya.
Teks kritik yang ditulis sudah sangat lengkap dan mendalam pembahasannya. Teks esainya pun sangat menarik dan sesuai dengan kaidah kebahasaan juga struktur teks esai.
BalasHapusTeks kritik dan esai yang dibuat sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan, gaya bahasa yang digunakan mudah dipahami dan menarik untuk dibaca
BalasHapusteks kritik dan esai yang di buat sudah bagus, sesuai dengan kaidah kebahasaan, selain itu struktur penulisannya pun sesuai, bahasa yang digunakan mudah di mengerti dan mudah di pahami, topik yang dibahas pun sangat menarik sekali
BalasHapusTeks kritik dan esai sudah disusun dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar. Penggunaan bahasa sangat jelas sehingga mudah dipahami
BalasHapusTeks kritik dan essai yang dibuat sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan. Tema essai yang dipilih pun sangat menarik khusunya bagi remaja.
BalasHapusTeks kritik dan teks esai tersebut sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan. Bahasanya jelas dan mudah dimengerti
BalasHapusTeks kritik dan teks esai sudah sesuai kaidah kebahasaan 👍
BalasHapusTeks kritik yang dibuat sangat menarik, pembahasannya lengkap dan bahasa yang digunakan pun mudah dipahami. Teks essai yang dibuat pun sudah baik dan sesuai dengan kaidah penulisan teks essai.
BalasHapusStruktur serta kaidah kebahasaannya Essai dan Kritik nya sudah baik dan benar
BalasHapusTeks essai yang dibuat sangat bagus dan menarik karena membahas topik yang mengedukasi kalangan masyarakat, sedangkan teks kritik yang dibuat sangat sesuai dengan unsur-unsur kaidah kebahasaan.
BalasHapus